PLASTIK BIODEGRADABLE DARI LIMBAH KERAK NIRA

Rega Satria Wijaya, Firra Rosariawari, Edi Mulyadi

Abstract


Penggunaan plastik konvensional membawa masalah bagi lingkungan karena sifatnya yang sulit diuraikan oleh lingkungan. Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai 187,2 juta ton setelah Cina yang mencapai 262,9 juta ton. Alternatif yang dapat digunakan yaitu mengganti plastik tersebut dengan plastik yang dapat terurai atau plastik biodegradable. Salah satunya yaitu limbah kerak nira dari industri gula. Berdasarkan uji analisis, kerak nira memiliki kandungan selulosa 30,3% berpotensi untuk dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan plastik biodegradable. Pembuatan plastik biodegradable menggunakan variasi limbah kerak nira 2 gr, 4 gr, 6 gr, 8 gr, dan 10 gr. Penambahan plasticizer gliserol dan sorbitol dengan perbandingan 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, 0:100 akan dibentuk dengan basis 4 ml. Karakterisasi plastik biodegradable dilakukan dengan menggunakan pengujian kuat tarik (tensile strength), elongasi, dan uji biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komposisi kerak nira 6 gram dengan penambahan plasticizier gliserol 50% dan sorbitol 50% memiliki nilai kuat tarik tertinggi yaitu sebesar 0,94 Mpa dan pada komposisi kerak nira 6 gram dengan penambahan plasticizier gliserol 75% dan sorbitol 25% memiliki nilai elongasi tertinggi yaitu sebesar 11,73%. Hasil uji biodegradasi menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai kuat tarik dan elongasi plastik biodegradable, maka akan terdegradasi lebih lama.

 

Kata kunci: limbah kerak nira, plastik biodegradable, griserol, sorbitol

 

DOI : https://doi.org/10.33005/envirotek.v10i1.1164


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.