EKSTRAK KULIT MANGGIS BUBUK

Endang Srihari, Farid Sri Lingganingrum

Abstract


Buah manggis memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi di setiap bagiannya.  Pada bagian kulit manggis mengandung senyawa xanthone, yang merupakan bioflavonoid dengan sifat sebagai antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antihistamin, dan antiinflamasi. Senyawa xanthone sebagai antioksidan dapat menetralisir radikal bebas yang masuk atau diproduksi di dalam tubuh, mencegah penuaan organ tubuh, mencegah penyakit jantung, mencegah kanker dan kebutaan serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jus kulit manggis adalah salah satu produk yang dapat dibuat dengan mudah. Akan tetapi jus kulit manggis murni tidak dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Sehingga salah satu cara yang dapat dilakukan supaya jus kulit manggis ini dapat bertahan lebih lama adalah dengan mengubahnya menjadi produk bubuk. Hasil yang diperoleh dari penelitian utama adalah semakin rendah perbandingan kulit manggis dan air serta semakin besar konsentrasi maltodektrin yang ditambahkan, maka akan semakin tinggi bulk density, wettability dan solubilitynya serta kadar air ekstrak kulit manggis bubuk semakin rendah. Sedangkan berdasarkan hasil analisa organoleptiknya diperoleh produk ekstrak kulit manggis bubuk yang paling  baik adalah yang dibuat dengan perbandingan kulit manggis terhadap air adalah 1:8 dengan penambahan 30% maltodektrin dan pada suhu udara masuk 160 oC. Nilai EC50 ekstrak kulit manggis bubuk sebesar 339.560 ppm, dimana daya antioksidannya tergolong lemah.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.