PEMANFAATAN ALGA HIJAU SEBAGAI BIOKATODA PADA PMFC (PHOTOSYNTHETIS MICROBIAL FUEL CELL)

Fani Aldilah Rosyadi, Elvin Noer Laily, Santi Sitoresmi, Yushardi Yushardi

Abstract


Di Indonesia, penggunaan energi terus mengalami lonjakan hebat. Kebutuhan energi listrik Indonesia diperkirakan terus bertambah sebesar 4,6% setiap tahunnya, dan akan mengalami tiga kali lipat pada tahun 2030. Sehingga diperlukan usaha untuk menghasilkan energi listrik alternatif berkelanjutan (sustainable technology). PMFC (Photosynthesis Microbial Fuel Cell) merupakan sebuah teknologi hijau penghasil listrik dengan memanfaatkan organisme fotosintetik. Pemanfaatan makhluk hidup dalam sistem PMFC di kompartemen katoda disebut dengan biokatoda. Biokatoda berfungsi sebagai subtrat aseptor elektron yang dihasilkan oleh mikroba di ruang anoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar alga hijau air tawar terhadap tegangan dan kuat arus yang dihasilkan Telah dilakukan penelitian pada sistem PMFC dengan menggunakan perlakuan variasi kadar alga hijau yaitu 30 gram, 40 gram, 50 gram dan 60 gram sebagai biokatoda dan limbah cair tempe sebagai subtrat pertumbuhan mikroba pada ruang anoda. Penelitian ini menghasilkan tegangan 320 mV, kuat arus 5,9 µA dan power density 1293,151 µW/m2.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.