Perlindungan Anak di Akar Rumput: Evaluasi Program PATBM di Kelurahan Pagadungan
Abstract
ABSTRAK
Perlindungan Anak di Akar Rumput: Evaluasi Program PATBM di Kelurahan Pagadungan
1Prasasti Dvi Dwi Anggraeni, 2Leo Agustino, 3Ipah Ema Jumiati
Program studi magister administrasi publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Prasastid2a@gmail.com, leoagustino@gmail.com, ipah.ema@ntirta.ac.id
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) diterapkan di Kelurahan Pagadungan, Kabupaten Pandeglang. Program ini dijalankan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai bagian dari rencana nasional untuk melibatkan masyarakat dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak. Peningkatan insiden kekerasan, perkawinan anak, dan putus sekolah di Pagadungan menyoroti kebutuhan akan evaluasi untuk menentukan efektivitas program. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, yang mencakup wawancara mendalam, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumentasi. Teori penilaian yang digunakan didasarkan pada Leo Agustino, dengan analisis data dilakukan sesuai dengan Creswell dan pengujian validitas data sesuai dengan Lincoln dan Guba. Informan penelitian meliputi kader PATBM, pejabat lokal, dan organisasi regional yang terkait dengan perlindungan anak. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan PATBM menghadapi beberapa tantangan, termasuk kapasitas kader yang terbatas, mekanisme pelaporan yang tidak memadai, kerja sama antarlembaga yang tidak memadai, peraturan regional yang tidak kooperatif, dan dukungan anggaran yang terbatas. Kondisi ini mempengaruhi seberapa baik PATBM berfungsi, yang saat ini bukan cara terbaik untuk mengurangi kekerasan dan mengembangkan sistem perlindungan anak berbasis komunitas. Studi ini menyarankan agar peraturan regional diperkuat, kapasitas kader ditingkatkan, sistem pelaporan digital dikembangkan, dan dukungan anggaran dibuat lebih stabil. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu PATBM menjadi alat strategis untuk mewujudkan Kabupaten Ramah Anak dan membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kata kunci: Perlindungan Anak, PATBM, Evaluasi, Pagadungan
References
Buku
Agustino, L. (2023). Memahami evaluasi kebijakan: Perspektif teoritis dan praktis. Bandung: Alfabeta.
Nugroho, R. (2017). Public policy: Dinamika kebijakan, analisis kebijakan, manajemen kebijakan (Ed. revisi). Jakarta: Elex Media Komputindo.
Soleh, A. M. (2000). Kebijakan publik: Konsep dan aplikasi. Bandung: CV Humaniora Utama Press.
Subarsono, A. G. (2005). Analisis kebijakan publik: Konsep, teori, dan aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Artikel dalam Jurnal Ilmiah
Agitha, T. T., dan Fatimah, N. (2024). Fungsi PATBM Kebun Belajar Semesta Alam dalam Membina Ketahanan Anak di Desa Kuripan, Kabupaten Cilacap. Solidarity: Jurnal Pendidikan, Masyarakat, dan Budaya, 3(1), 32–40.
Amanda, C., dan Helmi, R. F. (2023). Penilaian Implementasi PATBM dalam Mitigasi Kekerasan terhadap Anak di Kota Padang. Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan, 12(2), 66–74.
Astuti, N. (2021). Penilaian program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di Kota Surabaya. Jurnal Pengembangan Sosial dan Masyarakat, 9(2), 112–123.
Dewi Sartika, D., Purnama, D. H., Effendi, S., dan Wulindari, A. (2024). Pencegahan kekerasan terhadap anak dengan PATBM di Desa Tanjung Dayang Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 20–28.
Hapsari, M. D. (2022) . Analisis fungsi forum anak dalam program PATBM di Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 8(1), 45–58.
Kori, F., Rahman, A., dan Siregar, E. (2020). Efektivitas program perlindungan anak berbasis masyarakat terpadu (PATBM) di Desa Pancaroba, Kalimantan Barat. Jurnal Sosiologi Nusantara, 6(1), 55–65.
Ramadhan, T. A. (2020). Efektivitas program PATBM dalam mengurangi kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sleman. Jurnal Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Sosial, 5(1), 75–88.
Rinah, S. A., Wulandari, F. D., dan Prayoga, M. (2022). Penilaian Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Desa Sei Jang, Kota Tanjungpinang. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 9(1), 18–26.
Wati, L., & Djamal, M. F. (2024). Hambatan komunikasi dalam program PATBM menghambat upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Lebak. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 14–23.
Tesis
Kiat, I. (2024). Menggunakan paradigma CIPP, program PATBM dievaluasi di Kabupaten Buru (Tesis, Universitas Pattimura).
Full Text: PDF
Published by :
Department of Public Administration
University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
in Collaboration with Indonesian Assosiation of Public Administration (IAPA)
Editorial Office :
Jl.Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya
Faculty of Social, Cultural, and Political Science
University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur






