RESPONS PETANI TERHADAP TEKNOLOGI PENGENDALIAN PENYAKIT BUSUK BUAH DENGAN AGENS HAYATI DI KAWASAN AGROWISATA DESA SERANG KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA

Asep Mulyana Dian Dwi Putra, Roso Witjaksono, Harsoyo Harsoyo

Abstract


This research was to find out the farmers response and the influencing factors of fruit rotcontrol technology with biological agent. The basic method used was analyticaldescriptive with survey technique.The location selected in the area of agrotourism villageof Serang, Karangreja, Purbalingga Regency. Serang village is divided into five hamlets:Serang, Brobahan, Rejadadi, Kaliurip Gunung, and Gunung Malang. On these research,the sample was taken by simple random technique with took 12 respondents at eachvillage district, so that was resulted 60 farmers. The data was analyzed by proportion testand multiple linear regression analysis test. The result showed that the majority offarmers had intermediate response to the fruit rot disease control technology usingbiological control agents. The age and education of farmers affected the farmersresponse possitively, while the farm size, perception, motivation, and the role ofinstructor had been no effect.

References


Azwar, S. 1990. Motivasi Belajar. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

BELAJAR1.pdf>. Diakses 22 Februari 2016.

Azwar, S. 1995. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Baron, R. A. Donny B., Nyla R. B. 2007. Mastering Social Psychology. Pearson

Education, Inc., Boston.

BPS. 2015. Kecamatan Karangreja dalam Angka 2015. .

Diakses 28 Januari 2016.

Darmono, T. W., 1994. Kemampuan beberapa isolat Trichoderma spp. dalam Menekan

Inokulum Phytophthora sp. di dalam Jaringan Buah Kakao. Menara Perkebunan

: 2 :25-29.

Engel et al. cit Dharmayanti, Diah. 2006. Analisa sensitivitas respon konsumen

terhadap ekstensifikasi merek (brand extension) pada margarine merek filma di

surabaya. Jurnal Manajemen Pemasaran 1(2): 65-73).

Ismail, N., dan Andi T. 2010. Potensi Agens Hayati Trichoderma spp. sebagai Agens

Pengendali Hayati. Seminar Regional Inovasi Pertanian, Mendukung Program Pembangunan Pertanian Provinsi Sulawesi Utara. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Utara.

nd/index.php?option=com_phocado wnload&view=category&id=5:prosi

ding&download=42:potensi-agens- hayati-trichoderma-spp.-sebagai- agenspengendali-hayati&Itemid=1>. Diakses 22 Februari2016.

Junianto dan Sukamto S. 1992. Colletotrichum outbreak on cocoa in East Java. Dalam P.J. Keane and .A.J.Putter (Ed.). Cocoa Pest and Disease Management in Southeast Asia and Australia, FAO.

Lilik, R., Wibowo, B.S., Irwan, C., 2010. Pemanfaatan Agens Antagonis dalam Pengendalian Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura . Diakses 22 Februari 2016.

Nazir, M.. 2010. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Bogor.

Rifai, M., Mujim S., dan Aeny T. N. 1996. Pengaruh lama investasi Trichoderma viride terhadap intensitas serangan Pythium sp. pada kedelai. Jurnal Penelitian Pertama VII. Vol. 8 : 20-25.

Semangun, H. 1989. Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia. Gadjah Mada

Universitiy Press, Yogyakarta.

Semangun, H. 2000. Penyakit-penyakit Tanaman Perkebunan di Indonesia. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Singarimbun, M. dan Sofian E. 1989. Metode Penelitian Survai. PT. Pustaka LP3ES Indonesia, Jakarta.

Soekartawi. 2005. Prisip Dasar Komunikasi Pertanian. UI Press, Jakarta.

Sugihartono, Kartika N. F., Farida H., Farida A. S., dan Siti R. N. 2013. Psikologi Pendidikan. UNY Press, Yogyakarta.

Sugiyono. 2014. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta, Bandung.

Sumarwoto, J. 1990. Pengembangan Agrowisata: Potensi dan Prospek.Seminar Nasional: Pembangunan Pertanian & Pedesaan Sumatera. Berastagi.

Sunanto, H 2002. Cokelat: Budidaya, Pengolahan Hasil, dan Aspek Ekonominya.

Kanisius, Yogyakarta.

Syahnen dan Ekanitha S. 2009. Ancaman penyakit antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides) pada tanaman kakao dan pengendaliannya. Laboratotium

Lapangan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP). Medan.

/gambar/file/antraknosa.pdf>. Diakses 22 Februari 2016.

Tandion, H. 2008. Pengaruh Jamur Antagonis Trichoderma harzianum dan Pupuk Organik untuk Mengendalikan Patogen Tular Tanah Sclerotium roflsii Sacc.Pada Tanaman Kedelai (Glycine max) di rumah kasa. . Diakses 22 Februari 2016.

Wahyu, B. E. 2015. Respons Petani terhadap Program Pengembangan Model Kakao Rakyat Berkelanjutan di kabupaten Keerom Provinsi Papua. Fakultas Pertanian.

Universitas Gadjah Mada. Skripsi.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

DIINDEKSIKAN OLEH:

beasiswa Google Garuda Crossref


HAK CIPTA JURNAL BERKALA ILMIAH AGRIDEVINA
ISSN 2301-8607 (cetak) , ISSN 2599-0365 (online) .

Hak cipta dari AGRIDEVINA

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .

View My Stats