KARAKTERISTIK TEH CELUP HERBAL KAJIAN PROPORSI BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) DAN BATANG SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KADAR AIR, pH, WARNA DAN ORGANOLEPTIK

Elionora Sinari Yudiastama, Sri Handayani, Wirawan Wirawan

Abstract


Teh herbal merupakan salah satu minuman dari bahan daun atau bunga. Salah satu inovasi bahan dalam pembuatan teh herbal adalah bunga telang dan batang serai. Bunga telang mengandung flavonoid, antosianin, dan flavonol glikosida yang merupakan senyawa pencegah radikal bebas. Batang serai merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa aromatic dan memiliki potensi sebagai antioksidan seperti sitronelal dan geraniol.  Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh proporsi bunga telang dan batang serai terhadap kualitas kimia yaitu aktivitas antioksidan, kadar air, pH, warna L*a*b*, kualitas organoleptik teh celup; 2) mengetahui proporsi bunga telang dan batang serai terbaik terhadap aktivitas antioksidan, kadar air, pH, warna L*a*b*, organoleptik. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, yaitu K1=bunga telang 100%, K2=bunga telang 90%: batang serai 10%, K3=bunga telang 80%:batang serai 20%, K4=bunga telang 70%:batang serai 30%, K5=bunga telang 60%:batang serai 40%. Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan  proporsi bunga telang dan batang serai yang berbeda berpengaruh terhadap kadar antioksidan, kadar air, nilai kecerahan L (lightness), dan uji organoleptik. Parameter pH, nilai kemerahan *a (redness), warna kekuningan *b (yelllowness) tidak berpengaruh pada perlakuan penelitian. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini adalah proporsi bunga telang 60%:batang serai 40% menghasilkan the celup dengan karakteristik: aktivitas antioksidan 69,92%, kadar air 7,32%, pH 7,13, nilai kecerahan L* (lightness) 1,81, nilai kemerahan a*(redness) 1,09, nilai kekuningan b* (yellowness) 2,98, dan uji organoleptik kesukaan warna 4,9, kesukaan rasa 4,4, kesukaan aroma 4,1 dengan kategori suka


References


Alhadithi, Hussein, Hadi, T. S., and Hussein, D. A. 2019. “Estimation of Total Phenolic Compounds, Essential Oils and Antibacterial Activity of Tannins and Glycosides Extracted from Rosemary (Rosemarinus Officinalis L.) and Wild Mint (Mentha Longifolia L.).” Advances in Environmental Biology (September 2020).

Angriani, L. 2019. “The Potential of Extract Butterfly Pea Flower (Clitoria Ternatea L.) as a Local Natural Dye for Various Food Industry.” Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary Journal 2(1): 32–37.

Ariyani F, Setiawan E L, and i Soetaredjo E F. “Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Tanaman Sereh Dengan Menggunakan Pelarut Metanol, Aseton, Dan N-Heksana.”

Armanzah, Syarief R, and Hedrawati Y T. 2016. “Pengaruh Waktu Maserasi Zat Antosianin Sebagai Pewarna Alami Dari Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L. Poir).” Seminar Nasional Sains dan Teknologi (November): 1–10.

Djaeni, M., Ariani N, Hidayat R, and Utari D F. 2017. “Ekstraksi Antosianin Dari Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Berbantu Ultrasonik: Tinjauan Aktivitas Antioksidan Ultrasonic Aided Anthocyanin Extraction of Hibiscus Sabdariffa L. Flower Petal: Antioxidant Activity.” Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 6(3): 71. https://doi.org/10.17728/jatp.236.

Fallah, Aziz A., Sarmast E., and Jafari T. 2020. “Effect of Dietary Anthocyanins on Biomarkers of Oxidative Stress and Antioxidative Capacity: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials.” Journal of Functional Foods 68(December 2019): 103912. https://doi.org/10.1016/j.jff.2020.103912.

Fizriani A., Quddus A A., and Hariadi H. 2021. “Pengaruh Penambahan Ekstrak Bunga Telang Terhadap Sifat Kimia Dan Organoleptik Pada Produk Minuman Cendol.” Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian 4(2): 136–45.

Hartiati, A., and Mulyani S. 2012. “Pengaruh Preparasi Bahan Baku Rosella Dan Waktu Pemasakan Terhadap Aktivitas Antioksidan Sirup Bunga Rosella (Hisbiscus Sabdariffa L.).” Agrotenko 15(1): 20–24.

Amelia I R., Rizkia P., Wiratara W, and Afgani C A. 2021. “Antosianin Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan.” Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian 3(2): 11–21.

Kusumaningrum R., Supriadi A., and Siti Hanggita R.J. 2020. “Karakteristik Dan Mutu Teh Bunga Lotus.” Fishtech: 274–82.

Endang M I, Fristianingrum G, and Andika Y. 2013. “Simposium Nasional RAPI XII-2013 FT UMS Ekstraksi Dan Uji Kestabilan Warna Pigmen Antosianin Dari Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Bahan Pewarna Makanan.” Simposium Nasional RAPI XII: 44–51.

Nanjo F et al. 1996. “Scavenging Effects of Tea Catechins and Their Derivatives on 1,1- Diphenyl-2-Picrylhydrazyl Radical.” Free Radical Biology and Medicine 21(6): 895–902.

Melania P., Peni N., Carvallo L., and Ngapa D Y. 2018. “Antosianin Dan Pemanfaatannya.” Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry) 6(2): 79–97.

Ikou S et al. 2003. “Purple-Fleshed Sweet Potatoes Containing Anthocyanins.” Jarq 37(3): 167–73. http://www.jircas.affrc.go.jp.

Suryana., Rifqi M. 2021. “Ekstraksi Antosianin Pada Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.): Sebuah Ulasan.” Pasundan Food Technology Journal 8(2): 45–50.

Syafa’Atullah, Qodim A., Amira A., Hidayati S., and Mahfud M. 2020. “Anthocyanin from Butterfly Pea Flowers (Clitoria Ternatea) by Ultrasonic-Assisted Extraction.” AIP Conference Proceedings 2237(June).

Wiyantoko, Bayu, and Astuti A. 2020. “Butterfly Pea (Clitoria Ternatea L.) Extract as Indicator of Acid-Base Titration.” IJCA (Indonesian Journal of Chemical Analysis) 3(1): 22–32.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Copyright @ 2007 Department of Food Technology Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
______________________________________________________________________

Pusat Publikasi | Teknologi Pangan | Fakultas Teknik (Gedung Giri Reka ) | Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia

Jln. Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar Surabaya, 60294 Email : jtp@upnjatim.ac.id